❤️ Click here: Masuk badoo bahasa indonesia
BADOO tersedia di Android, iOS, Blackberry, atau feature phone.. Tapi, ayah tidak bisa mewujudkannya. Rani: Aku tunggu kamu di rumahku. Ririn: Nanti aku yang bayar.
Pendapatannya akan digunakan untuk membangun kantor Badoo di Rusia. Bila: Aku juga belum. The Wall Street Journal.
- ATAU Ayo gan yg mau share juga pengalaman pake Badoo, PM me or post here, u will be on Page One! Quote: Original Posted By angay tapi muka ane ancur banget gan..
Belajar Kelompok Bila: Ran, PR bahasa Indonesia kamu sudah kamu kerjakan belum? Bila: Aku juga belum. Rani: Kamu mau tidak nanti malam belajar kelompok? Kita kerjakan PR itu bersama-sama. Tapi, di rumah aku saja ya? Nanti aku ke rumahmu sekitar jam setengah delapan. Rani: Aku tunggu kamu di rumahku. Ke Perpustakaan Ririn: Nisa, kita ke kantin yuk! Anisa: Aku aku tidak punya uang saku. Aku mau ke perpustakaan saja. Ririn: Nanti aku yang bayar. Tapi, aku mau baca buku di perpustakaan. Ririn: Aku ikut kamu deh ke perpustakaan. Tidak Berangkat Lisa: Bel, Riska mana? Bela: Riska tidak masuk hari ini. Bela: Kata ibunya dia sakit. Ujian Nasional Gisel: Ra, sebentar lagi kan ada ujian nasional. Kamu sudah siap belum? Tiara: Ya siap tidak siap harus siap. Gisel: Aku takut kalau nanti aku tidak bisa jawab. Tiara: Makanya kita persiapkan dari sekarang. Gisel: Kalau belajar sih sudah. Aku sudah banyak berlatih soal. Tiara: Tidak cuma belajar saja, tapi juga persiapan mental. Kamu harus percaya diri untuk menghadapi ujian nasonal. Gisel: Iya juga sih. Tapi, bagaimana kalau soalnya susah? Tiara: Yang penting kita usaha dulu. Kita berdoa agar kita bisa mengerjakan semua soal ujian nasional. Gisel: Semoga saja begitu. Terlambat Masuk Sekolah Andra: Maaf, Pak. Hari ini saya terlambat. Guru: Sudah sekian kalinya kamu terlambat. Apa alasan kamu terlambat hari ini? Andra: Saya bangun kesiangan pagi tadi. Kamu kalau terlambat alasannya begitu terus. Tadi malam kamu tidur jam berapa? Andra: Jam 11, Pak. Guru: Kamu ini anak sekolah. Kamu jangan tidur terlalu malam agar paginya tidak bangun kesiangan. Guru: Kalau masih terlambat terus, akan saya panggil orang tua kamu ke sekolah. Kamu boleh duduk sekarang. Pemilihan Lurah Jono: Sebentar lagi desa kita akan mengadakan pemilihan lurah. Anto: Berarti nanti kita punya lurah baru dong? Semoga lurah yang terpilih nanti lebih baik dari lurah sebelumnya. Anto: Kamu sudah tahu siapa saja calon-calonnya? Jono: Kalau tidak salah sih Pak Jarwo dan Pak Mulyono. Anto: Pak Mulyono yang juragan itu? Anto: Sudah jadi juragan mau jadi lurah juga. Jono: Tidak masalah kalau ternyata beliau benar-benar ingin memajukan desa ini. Belajar Aldo: Reza, kita main yuk! Reza: Aku lagi belajar. Aldo: Belajarnya nanti saja. Reza: Lagipula ini kan sudah malam. Aku ada banyak PR. Ini juga belum terlalu malam. Aldo: Kalau begitu ya sudah. Pekerjaan Anton: Man, kamu sekarang kerja di mana? Maman: Aku kerja di pabrik pembuatan roda. Kalau kamu kerja di mana? Anton: Aku masih menganggur. Maman: Kamu sudah mencoba kirim lamaran? Anton: Aku sudah melamar ke banyak perusahaan, tapi ditolak. Kalau di tempat kamu kerja ada lowongan, kabari aku ya. Maman: Sebenarnya aku mau keluar dari tempat aku bekerja. Apa nanti kamu tidak menyesal? Masih banyak yang membutuhkan pekerjaan, tapi kamu yang sudah punya pekerjaan malah mau keluar. Maman: Pekerjaannya berat, tapi gajinya tidak sesuai harapan. Bukannya tidak bersyukur, tapi kalau gaji yang aku dapat cuma buat makan sih lebih baik aku cari pekerjaan lain. Anton: Ya juga sih. Hujan Dinda: Aku pulang dulu ya! Sekarang kan lagi hujan. Dinda: Iya juga sih. Nanda: Tunggu hujannya reda sambil menemani aku di sini. Nanda: Kalau hujan-hujan begini, aku jadi ingat masa lalu. Dulu waktu kecil kita sering main hujan. Kamu masih ingat kan? Sungguh masa kecil yang indah dan takkan pernah terulang. Kita yang dulu jadi anak kecil, kini tumbuh jadi remaja. Nanti jadi ibu-ibu, lalu jadi nenek-nenek. Dinda: Entah nanti kita akan tetap bersama seperti ini atau tidak. Nanda: Semoga saja kita bisa tetap bersama. Menemukan Dompet Aldi: Lihat! Umar: Coba kamu lihat isinya. Aldi: Wah, ternyata banyak uangnya. Umar: Kita bagi dua saja. Aldi: Aku tidak setuju dengan pendapatmu. Kan kita yang menemukan dompet ini. Tapi, uang ini bukan milik kita. Lebih baik kita laporkan ke polisi. Umar: Kita ambil sedikit saja. Ini bukan hak kita. Umar: Terserah kamu sajalah. Makanan Favorit Adi: Ibu, hari ini Ibu masak apa? Ibu: Hari ini ibu masak makanan kesukaanmu. Adi: Masak soto ya? Adi: Wah, masakan Ibu pasti enak. Ibu: Terima kasih, anakku. Tidak Kuliah Ayah: De, maafkan ayah. Ayah tidak punya uang untuk kamu kuliah. Aku tidak kuliah juga tidak apa-apa. Ayah: Ayah jadi sedih. Kamu dulu ingin sekali kuliah. Tapi, ayah tidak bisa mewujudkannya. Dede: Aku ikhlas kalau aku tidak jadi kuliah. Aku kan bisa bantu cari uang untuk membantu biaya keluarga. Demikian kumpulan contoh percakapan bahasa Indonesia singkat antara dua orang.
Aplikasi chat dengan bule untuk belajar bahasa inggris,dijamin lancar!
Kita yang dulu jadi anak kecil, kini tumbuh jadi remaja. Ada aja ya yang kaya begini, tapi sukses deh para jomblo yang niat banget nyari jodoh Tentu ada. BADOO itu sejenis ring network yang memang mengutamakan face to face conversation. Berikutnya buat yg GO INTERNASIONAL: Teliti lihat profile org itu. Dinda: Entah nanti kita akan tetap bersama seperti ini atau tidak. Quote: Original Posted By its everywhere. BADOO sudah memiliki jaringan sangat luas hingga seluruh dunia. Makanan Favorit Adi: Ibu, hari ini Ibu masak apa. Ririn: Nanti aku note bayar.